Seharian tadi (22/10) bertugas jadi panitia kegiatan pembinaan perpustakaan bagi pengelola perpus madrasah ibtidaiyah di aula Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kab. Tulungagung. Sambil lalu bertugas, sambil lalu curi-curi dengar tentang materi yangg disampaikan. Dari situ kemudian terlintas sebuah gagasan. Entah dari mana dia berisal, tiba-tiba saja muncul di kepala. Bila diilustrasikan mungkin ada bola lampu yang berpijar diatas kepala.. hehehe... A..haaa.... "ting"
Pengen suatu saat bisa punya tempat dengan segudang buku, siapapun bisa berkunjung untuk membaca disana. Dengan ruangan yang nyaman, rapi dan bersih. Ada taman di halamannya. Ada tempat bermain untuk anak-anak. Ada ruang untuk berkarya. Ada tempat memajang hasil karya. Ada wifi full service dengan pembatasan konten. Ada sesi belajar crafting terjadwal. (yaa.. boleh dibilang perpustakaan plus plus plus lah) hehehe...
Terbersit lah sebuah nama... Bila Asma Nadia punya Rumah Baca, maka Ernez Mardeiya punya "Teras Baca" hehehe...
Minimize : rak buku berisi koleksi buku-buku pribadi dipajang di teras rumah. tamu yang berkunjung bisa teman, sanak, saudara, kerabat, handai taulan bisa membacanya free. tapi gak boleh dibawa pulang ya... hehehe..
Rabu, 22 Oktober 2014
Senin, 09 Juni 2014
Dimsum
Ada yang tahu dimsum??
Ada yang pernah makan dimsum?? Makanan yang dikukus-kukus itu lho.. Pake kukusan bambu, ditumpuk-tumpuk sampai tinggi.. hehehe..
Menurut Wikipedia : Dim sum (tradisional: 點心, sederhana: 点心 hanyu pinyin: dianxin) adalah istilah dari bahasa Kantonis dan artinya adalah "makanan kecil". Biasanya dim sum dimakan sebagai sarapan atau brunch. Namun karena dimsum populer ke dunia dari Hongkong maka istilah dimsum lebih populer dibandingkan dianxin. Dimsum terdiri dari berbagai macam penganan kecil-kecil yang biasanya merupakan makanan bersama teh. Orang Kanton sendiri sangat mementingkan acara minum teh yang disebut yamcha (Hanzi: 飲茶, hanyu pinyin: yincha).
Yang di Kediri, gak uah jauh-jauh.. Sekarang sudah ada mini resto dimsum cabang Mers Surabaya.
Lokasi??? Tahu Kediri Mall alias Sri Ratu??
Nah, barat Kediri Mall ada jalan ke selatan. Ke selatannya deket kok, sekitar 50 meter lah.. tepatnya Jl. Kilisuci (kl gak salah)..
Menunya macem-macem.. ada bubur plain, siomay, tomyam, bakpao, sushi, ebifura, dll..
Mulai dari yang berbahan dasar ayam, sampai udang.
Selamat mencoba... :)
Ada yang pernah makan dimsum?? Makanan yang dikukus-kukus itu lho.. Pake kukusan bambu, ditumpuk-tumpuk sampai tinggi.. hehehe..
Menurut Wikipedia : Dim sum (tradisional: 點心, sederhana: 点心 hanyu pinyin: dianxin) adalah istilah dari bahasa Kantonis dan artinya adalah "makanan kecil". Biasanya dim sum dimakan sebagai sarapan atau brunch. Namun karena dimsum populer ke dunia dari Hongkong maka istilah dimsum lebih populer dibandingkan dianxin. Dimsum terdiri dari berbagai macam penganan kecil-kecil yang biasanya merupakan makanan bersama teh. Orang Kanton sendiri sangat mementingkan acara minum teh yang disebut yamcha (Hanzi: 飲茶, hanyu pinyin: yincha).
Yang di Kediri, gak uah jauh-jauh.. Sekarang sudah ada mini resto dimsum cabang Mers Surabaya.
Lokasi??? Tahu Kediri Mall alias Sri Ratu??
Nah, barat Kediri Mall ada jalan ke selatan. Ke selatannya deket kok, sekitar 50 meter lah.. tepatnya Jl. Kilisuci (kl gak salah)..
Menunya macem-macem.. ada bubur plain, siomay, tomyam, bakpao, sushi, ebifura, dll..
Mulai dari yang berbahan dasar ayam, sampai udang.
Selamat mencoba... :)
Minggu, 08 Juni 2014
Rumah Impian
Bolehkan siang-siang begini bermimpi, memimpikan tentang rumah impian.. hehehe...
Pengennya punya rumah yang gak terlalu gedhe, tapi cukuplah untuk menampung kami sekeluarga dalam beristirahat dan beraktifitas. Pengennya punya rumah yang ada halamannya, so bisa bikin taman, bisa liat ijo-ijoan, selain itu mungkin bisa berkebun.. hehehe...
Kalo tentang desain? pengen rumahnya dari luar bergaya modern minimalis tapi begitu masuk kita bisa melihat kelembutan warna cat pastel dipermanis dengan interior bergambar bunga-bunga kecil gitu.. Istilah kerennya "shabbi chic" ya?? :)
Cucok gak ya???? gak papa lah.. bodo amat.. rumahnya sapa pula, yang mau tinggal juga sapa?? kita sendiri kan?? so, suka2 kita.. hehehehe...
Ide roof top kayaknya boleh juga tuh, secara semakin lama tanah semakin sulit. Lahan bertanam lebih banyak digusur untuk lahan perumahan. Habis bis, full buat bangunan. Harga tanah pun semakin melangit...



Pengennya punya rumah yang gak terlalu gedhe, tapi cukuplah untuk menampung kami sekeluarga dalam beristirahat dan beraktifitas. Pengennya punya rumah yang ada halamannya, so bisa bikin taman, bisa liat ijo-ijoan, selain itu mungkin bisa berkebun.. hehehe...
Kalo tentang desain? pengen rumahnya dari luar bergaya modern minimalis tapi begitu masuk kita bisa melihat kelembutan warna cat pastel dipermanis dengan interior bergambar bunga-bunga kecil gitu.. Istilah kerennya "shabbi chic" ya?? :)
Cucok gak ya???? gak papa lah.. bodo amat.. rumahnya sapa pula, yang mau tinggal juga sapa?? kita sendiri kan?? so, suka2 kita.. hehehehe...
Ide roof top kayaknya boleh juga tuh, secara semakin lama tanah semakin sulit. Lahan bertanam lebih banyak digusur untuk lahan perumahan. Habis bis, full buat bangunan. Harga tanah pun semakin melangit...
Dalemnya kurang lebih begini :



Mengikat Ikat Pinggang
Buat sobat-sobit yang suka pakai ikat pinggang bergesper, biasanya kan suka lebih panjang tu sisanya. Sementara pakaian tidak ada lubang ikat pinggangnya (karena ikat pinggang dipakai diatas baju misalnya).
Nah, berikut ada beberapa cara melipat sisa ikat pinggang, supaya lebih indah dan tidak menjuntai.
Nah, berikut ada beberapa cara melipat sisa ikat pinggang, supaya lebih indah dan tidak menjuntai.
contoh 1 & 2
contoh 3 & 4
contoh 5 & 6
Simple bukan...?? Semoga bermanfaat..
Jumat, 06 Juni 2014
Sibling
Teringat saat ibu hamil adikku dulu, aku ditanya oleh bu lek "nez, pengen adik laki-laki apa perempuan?" Spontan ku jawab "perempuan". Padahal aku sudah punya seorang kakak perempuan. Begitu ditanya lagi alasannya apa, jawab ku "pengen tahu kalo dedek bayi perempuan pipisnya gimana".. hahahahahahaaaaa... (alasan yang konyol banget ya??)
21 Desember 1987 adikku lahir ke dunia, ternyata Allah menakdirkan dia berjenis kelamin laki-laki. Aku sih no problemo, tidak terlalu ngebet pengen punya adik perempuan juga kok. hehehe... Biar beda 5 tahun, aku dan adikku ini sering berantem lho di masa kecil kami. Tapi seringnya dia yang ngalah. Kakaknya sok menangan hahahahaa.. (biarin, namanya juga kakak :p) Sering kucubit dia sampai kulitnya cuil (luka). Untung dianya gak nangis dan gak mbales kakaknya.. Mungkin karena laki-laki jadi lebih tahan banting. Kita sering memperebutkan hal-hal remeh dan sepele, seperti rebutan guling selimut atau rebutan makanan. Kalo dipikir-pikir adikku ini ndak pernah mukul atau nyubit kakaknya dengan kasar atau keras banget..Yang paling enak, dia itu anaknya care bingit, dan mau kalo disuruh-suruh beliin sesuatu.. hehehe... Semenjak kita dipisahkan jarak, aku yang harus sekolah jauh dari rumah dan dia sekolah di Glenmore Bwi, aku dan dia sudah jarang bertengkar lagi. Kita lebih akur dan rukun, sampai-sampai kalo pas ngumpul di rumah adikku suka ngajakin tengkar "mbak, tukaran yuk.." hehehe.. Mungkin dia kangen masa-masa sering ribut dulu.. Dan kini semuanya telah berlalu. Kini aku sudah menikah. Setelah menikah aku jadi punya 2 adik cewek (akhirnya punya adik perempuan juga) hehehe..
Punya adik perempuan itu bisa saling tukeran baju, bisa saling tukeran jilbab, gantian tas sepatu, bisa sharing, bisa jalan-jalan berdua, boncengan berdua, kuliner bareng, dll..
Oh, ternyata sama saja yaa.. Dengan adik laki-laki pun aku bisa melakukannya.
Tukeran baju?? bisaa.. (kemarin pas ke bogor pinjem training dan kaos adik)
Tukeran jilbab?? nggak bisa, tapi aku gak masalah..
Gantian tas sepatu?? bisaaa.. aku sering pakai tas ransel dia (kalo sepatu? selama ukuran sepatunya muat..)hehe..
Sharing?? bisaa.. kita malah gak hanya ngomongin tentang hal pribadi, tapi juaga politik, sosial, agama, lingkungan, film, bola, dll... (bisa lebih banyak ya?? hehe..)
Jalan-jalan berdua? bisa banget.. mau keliling Indonesia?? bisa bawa dia buat guide nya.. hehehe..
Boncengan?? apalagi... naik mobil, naik bajaj, kereta, pesawat ato apa aja dia siap anterin kakaknya.. hehe..
Kuliner?? jangan khawatiirrr.. dia si perut buncit seneng banget kalau diajak wiskul.. hehehe.. (kalau sama cewek kadang suka jaga makan, stt.. takut gemuk alias diet.. hehehe)
Pokoknya nothing reason to not say "Thank You Allah" for sibling You gave me. For young brother and old sister, both caring me and love me. Mau adik cewek atau cowok itu sama saja. Yakinlah itu yang terbaik, yang diberikan Allah untuk kita. Yang penting saling menyayangi dan mengasihi dengan penuh cinta. :)
21 Desember 1987 adikku lahir ke dunia, ternyata Allah menakdirkan dia berjenis kelamin laki-laki. Aku sih no problemo, tidak terlalu ngebet pengen punya adik perempuan juga kok. hehehe... Biar beda 5 tahun, aku dan adikku ini sering berantem lho di masa kecil kami. Tapi seringnya dia yang ngalah. Kakaknya sok menangan hahahahaa.. (biarin, namanya juga kakak :p) Sering kucubit dia sampai kulitnya cuil (luka). Untung dianya gak nangis dan gak mbales kakaknya.. Mungkin karena laki-laki jadi lebih tahan banting. Kita sering memperebutkan hal-hal remeh dan sepele, seperti rebutan guling selimut atau rebutan makanan. Kalo dipikir-pikir adikku ini ndak pernah mukul atau nyubit kakaknya dengan kasar atau keras banget..Yang paling enak, dia itu anaknya care bingit, dan mau kalo disuruh-suruh beliin sesuatu.. hehehe... Semenjak kita dipisahkan jarak, aku yang harus sekolah jauh dari rumah dan dia sekolah di Glenmore Bwi, aku dan dia sudah jarang bertengkar lagi. Kita lebih akur dan rukun, sampai-sampai kalo pas ngumpul di rumah adikku suka ngajakin tengkar "mbak, tukaran yuk.." hehehe.. Mungkin dia kangen masa-masa sering ribut dulu.. Dan kini semuanya telah berlalu. Kini aku sudah menikah. Setelah menikah aku jadi punya 2 adik cewek (akhirnya punya adik perempuan juga) hehehe..
Punya adik perempuan itu bisa saling tukeran baju, bisa saling tukeran jilbab, gantian tas sepatu, bisa sharing, bisa jalan-jalan berdua, boncengan berdua, kuliner bareng, dll..
Oh, ternyata sama saja yaa.. Dengan adik laki-laki pun aku bisa melakukannya.
Tukeran baju?? bisaa.. (kemarin pas ke bogor pinjem training dan kaos adik)
Tukeran jilbab?? nggak bisa, tapi aku gak masalah..
Gantian tas sepatu?? bisaaa.. aku sering pakai tas ransel dia (kalo sepatu? selama ukuran sepatunya muat..)hehe..
Sharing?? bisaa.. kita malah gak hanya ngomongin tentang hal pribadi, tapi juaga politik, sosial, agama, lingkungan, film, bola, dll... (bisa lebih banyak ya?? hehe..)
Jalan-jalan berdua? bisa banget.. mau keliling Indonesia?? bisa bawa dia buat guide nya.. hehehe..
Boncengan?? apalagi... naik mobil, naik bajaj, kereta, pesawat ato apa aja dia siap anterin kakaknya.. hehe..
Kuliner?? jangan khawatiirrr.. dia si perut buncit seneng banget kalau diajak wiskul.. hehehe.. (kalau sama cewek kadang suka jaga makan, stt.. takut gemuk alias diet.. hehehe)
Pokoknya nothing reason to not say "Thank You Allah" for sibling You gave me. For young brother and old sister, both caring me and love me. Mau adik cewek atau cowok itu sama saja. Yakinlah itu yang terbaik, yang diberikan Allah untuk kita. Yang penting saling menyayangi dan mengasihi dengan penuh cinta. :)
siblings
Korban Mode
Dunia mode muslimah saat ini sedang menjadi trending topic dimana-mana. Dengan semakin banyaknya wanita menggunakan jilbab entah karena kesadaran pribadi ataukah karena terkena pengaruh mode, yang jelas tahun 2010 keatas merupakan tahun kebangkitan muslimah berjilbab. Muslimah berjilbab tak lagi dianggap kampungan, ndeso, monoton, membosankan. Seiring dengan bermunculannya para fashion desainer muslimah seperti Ria Miranda, Dian Pelangi, Ghaida Tsurayya dkk.. Yang kesemuanya itu merupakan wanita muslimah muda yang ingin melihat wanita muslimah berjilbab juga bisa tetap eksis di bidang masing-masing serta tetep terlihat fashionable.
Para fashion desainer muslimah muda tersebut menghasilkan karya sesuai ciri khas masing-masing. Ria Miranda dengan warna-warna pastel yang kalem, sementara Dian Pelangi dengan warna-warni yang lebih colorfull. Dian Pelangi, Ria Miranda dan kawan-kawan sesama muslimah sering berkumpul bersama kemudian memunculkan ide untuk membuat suatu komunitas muslimah yang dinamai "Hijabers Community". Komunitas muslimah ini ditanggapi positif dan langsung bermunculan di daerah-daerah bak jamur yang bermunculan di musim penghujan.
Cara memakai jilbab pun semakin beragam, tak lagi sekedar kain segiempat yang dilipat menjadi segitiga kemudian disemat peniti di dagu. Kain persegi panjang yang disebut pasmina atau shawl semakin banyak dipakai pula dan dibentuk dengan kreatifitas menjadi model-model yang semakin trendi. Semisal Natasha Farani Attamimi yang sering mengupload video jilbab tutorial di You Tube. Video Natasha ini sering dicari orang, bahkan diunduh berkali-kali karena mudah dipraktekkan dan beragam (tutorial untuk acara formal maupun informal).
Kembali ke aturan dasar menutup aurat bagi wanita muslimah, yaitu :
1. Menutup seluruh anggota badan, kecuali muka dan telapak tangan
2. Tidak transparan
3. Tidak menampakkan lekuk tubuh
4. Tidak ketat
5. Tidak menyerupai laki-laki
So, mengikuti perkembangan mode menurut saya boleh-boleh saja.
Allah itu indah dan menyukai keindahan.
Dengan mengikuti tren mode, seorang muslimah akan lebih percaya diri karena menganggap dirinya indah, sama dengan teman-teman lainnya kebanyakan.
Walaupun sejatinya semua muslimah itu pada dasarnya sudah indah. Indah dengan kesantunan mereka, indah dengan kesederhanaan mereka, dan indah dengan inner beauty yang terpancar dari keimanan mereka.
Yang patut diwaspadai adalah jangan sampai muslimah menjadi korban mode, hari-harinya hanya dihabiskan untuk update mode fashion terbaru entah dari majalah, sosmed, televisi atau internet. Waktunya hanya habis untuk menggunjing cara berpakaian orang lain bersama kawan-kawan komunitasnya. Tabungannya hanya habis untuk membeli baju serta jilbab keluaran terbaru.
Mengikuti trend mode boleh-boleh saja, cukup sewajarnya dan semampunya. Pilihlah mode yang syar'i. Dan yang lebih penting jangan sampai lalai dari tujuan akhir hidup ini.
Wallahu a'lam bisshowab...
Para fashion desainer muslimah muda tersebut menghasilkan karya sesuai ciri khas masing-masing. Ria Miranda dengan warna-warna pastel yang kalem, sementara Dian Pelangi dengan warna-warni yang lebih colorfull. Dian Pelangi, Ria Miranda dan kawan-kawan sesama muslimah sering berkumpul bersama kemudian memunculkan ide untuk membuat suatu komunitas muslimah yang dinamai "Hijabers Community". Komunitas muslimah ini ditanggapi positif dan langsung bermunculan di daerah-daerah bak jamur yang bermunculan di musim penghujan.
Cara memakai jilbab pun semakin beragam, tak lagi sekedar kain segiempat yang dilipat menjadi segitiga kemudian disemat peniti di dagu. Kain persegi panjang yang disebut pasmina atau shawl semakin banyak dipakai pula dan dibentuk dengan kreatifitas menjadi model-model yang semakin trendi. Semisal Natasha Farani Attamimi yang sering mengupload video jilbab tutorial di You Tube. Video Natasha ini sering dicari orang, bahkan diunduh berkali-kali karena mudah dipraktekkan dan beragam (tutorial untuk acara formal maupun informal).
Kembali ke aturan dasar menutup aurat bagi wanita muslimah, yaitu :
1. Menutup seluruh anggota badan, kecuali muka dan telapak tangan
2. Tidak transparan
3. Tidak menampakkan lekuk tubuh
4. Tidak ketat
5. Tidak menyerupai laki-laki
So, mengikuti perkembangan mode menurut saya boleh-boleh saja.
Allah itu indah dan menyukai keindahan.
Dengan mengikuti tren mode, seorang muslimah akan lebih percaya diri karena menganggap dirinya indah, sama dengan teman-teman lainnya kebanyakan.
Walaupun sejatinya semua muslimah itu pada dasarnya sudah indah. Indah dengan kesantunan mereka, indah dengan kesederhanaan mereka, dan indah dengan inner beauty yang terpancar dari keimanan mereka.
Yang patut diwaspadai adalah jangan sampai muslimah menjadi korban mode, hari-harinya hanya dihabiskan untuk update mode fashion terbaru entah dari majalah, sosmed, televisi atau internet. Waktunya hanya habis untuk menggunjing cara berpakaian orang lain bersama kawan-kawan komunitasnya. Tabungannya hanya habis untuk membeli baju serta jilbab keluaran terbaru.
Mengikuti trend mode boleh-boleh saja, cukup sewajarnya dan semampunya. Pilihlah mode yang syar'i. Dan yang lebih penting jangan sampai lalai dari tujuan akhir hidup ini.
Wallahu a'lam bisshowab...
Selasa, 03 Juni 2014
Renungan...
Teringat percakapan kemarin sore di ruang kerja, ada ibu-ibu yang mencoba menyelami kehidupan rekan kerjanya. Seorang bapak-bapak yang telah menjadi PNS 25 tahun lamanya tapi kok belum punya apa-apa. Rumah masih menggunakan rumah orang tua, kendaraan hanya sepeda motor itupun bukan sepeda motor keluaran terbaru. Tanah/ladang tak ada. Menurut si ibu-ibu "gajinya belum ada yang nyantol blass".
Kemudian ibu-ibu tersebut menceritakan kondisi dirinya...
"Aku yo podo mas, gak nduwe sampingan. Mung gaji tok. Tapi aku wani utang. Kawit awal aku wis utang bank, gawe njupuk perumahan. Perumahan lunas, tak dol gawe tuku mobil anyar. Trus ngrehab omah. Saiki kan wis ketok hasile. Oooo.. gajiku kae wis dadi iki, iku. Wis nyantol.."
"Sampean kurang wani sih, tak warai saiki yo wis telat. Diluk engkas wis pensiun. Kudune wis awit disik, pas anak-anakmu sik cilik kae, sik urung pati butuh ragat"
Aku yang melihat dan mendengarkan merasa kasihan kepada si bapak-bapak, dia seolah dihakimi, dianggap gak berhasil karena belum punya apa-apa (secara materi duniawi).
Apakah keberhasilan / kesuksesan seseorang itu hanya didasarkan pada : punya rumah, punya mobil, punya tanah dimana-mana, punya jabatan mentereng, punya gaji gedhe, punya anak sekolahnya tinggi, punya anak yang nilainya bagus, punya menantu anak konglomerat, menantu kaya, menantu tampan/cantik, dan punya cucu-cucu yang cakep/cantik saja???
--..--
Sukses itu suatu keberhasilan seseorang untuk mencapai tujuan tertentu dalam hidupnya.
Tujuan hidup yang sebenarnya tentu kehidupan akhirat yang abadi.
Kehidupan dunia hanyalah sementara, tinggal bagaimana kita memanfaatkan kesementaraan itu sebagai sarana menuju akhirat. Bagaimana kita mengambil manfaat sebanyak-banyaknya dari dunia untuk sebanyak-banyaknya bekal di akhirat kelak.
Jangan pernah merasa khawatir...
Rizki sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa,
Allah telah menjamin rizki tiap-tiap makhluknya
Mau ditakdirkan menjadi kaya atau tidak di dunia ini, tetaplah berusaha dengan cara yang baik dan halal dan jangan pernah berhenti berharap dengan doa-doa yang senantiasa terpanjat.
Allah yang lebih tahu tentang kita,
Allah yang lebih tahu yang terbaik untuk kita,
--..--
Lalu..
Apakah kemudian si bapak akan disebut sebagai orang yang tidak sukses?? hanya karena sampai tiba masa pensiunnya dia belum punya materi apa-apa??
Kita tidak tahu apa yang telah terjadi/direncanakan si bapak. Mungkin dia menabung sebagian gajinya untuk investasi pendidikan ke-3 buah hatinya yang semuanya berbakat. Mungkin pula gajinya habis untuk dipinjamkan kepada saudara-saudaranya yang ternyata kemudian lupa membayar hutang.
Lalu..
Apakah si ibu yang terlihat lebih sukses di dunia itu juga akan lebih sukses di akhirat daripada si bapak??
Belum tentu juga kan??
Bisa jadi si ibu hisabnya akan lebih lama daripada si bapak...
Semangat bapak..
Walau mungkin kau tampak tak punya apa-apa di dunia ini, tapi menurutku engkau orang yang baik. dibalik semua keisengan dan kekuranganmu pasti ada kelebihan. Doaku semoga Allah memberikan kebahagiaan bagimu dan keluargamu di dunia dan akhirat. aamiin.
Kemudian ibu-ibu tersebut menceritakan kondisi dirinya...
"Aku yo podo mas, gak nduwe sampingan. Mung gaji tok. Tapi aku wani utang. Kawit awal aku wis utang bank, gawe njupuk perumahan. Perumahan lunas, tak dol gawe tuku mobil anyar. Trus ngrehab omah. Saiki kan wis ketok hasile. Oooo.. gajiku kae wis dadi iki, iku. Wis nyantol.."
"Sampean kurang wani sih, tak warai saiki yo wis telat. Diluk engkas wis pensiun. Kudune wis awit disik, pas anak-anakmu sik cilik kae, sik urung pati butuh ragat"
Aku yang melihat dan mendengarkan merasa kasihan kepada si bapak-bapak, dia seolah dihakimi, dianggap gak berhasil karena belum punya apa-apa (secara materi duniawi).
Apakah keberhasilan / kesuksesan seseorang itu hanya didasarkan pada : punya rumah, punya mobil, punya tanah dimana-mana, punya jabatan mentereng, punya gaji gedhe, punya anak sekolahnya tinggi, punya anak yang nilainya bagus, punya menantu anak konglomerat, menantu kaya, menantu tampan/cantik, dan punya cucu-cucu yang cakep/cantik saja???
--..--
Sukses itu suatu keberhasilan seseorang untuk mencapai tujuan tertentu dalam hidupnya.
Tujuan hidup yang sebenarnya tentu kehidupan akhirat yang abadi.
Kehidupan dunia hanyalah sementara, tinggal bagaimana kita memanfaatkan kesementaraan itu sebagai sarana menuju akhirat. Bagaimana kita mengambil manfaat sebanyak-banyaknya dari dunia untuk sebanyak-banyaknya bekal di akhirat kelak.
Jangan pernah merasa khawatir...
Rizki sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa,
Allah telah menjamin rizki tiap-tiap makhluknya
Mau ditakdirkan menjadi kaya atau tidak di dunia ini, tetaplah berusaha dengan cara yang baik dan halal dan jangan pernah berhenti berharap dengan doa-doa yang senantiasa terpanjat.
Allah yang lebih tahu tentang kita,
Allah yang lebih tahu yang terbaik untuk kita,
--..--
Lalu..
Apakah kemudian si bapak akan disebut sebagai orang yang tidak sukses?? hanya karena sampai tiba masa pensiunnya dia belum punya materi apa-apa??
Kita tidak tahu apa yang telah terjadi/direncanakan si bapak. Mungkin dia menabung sebagian gajinya untuk investasi pendidikan ke-3 buah hatinya yang semuanya berbakat. Mungkin pula gajinya habis untuk dipinjamkan kepada saudara-saudaranya yang ternyata kemudian lupa membayar hutang.
Lalu..
Apakah si ibu yang terlihat lebih sukses di dunia itu juga akan lebih sukses di akhirat daripada si bapak??
Belum tentu juga kan??
Bisa jadi si ibu hisabnya akan lebih lama daripada si bapak...
Semangat bapak..
Walau mungkin kau tampak tak punya apa-apa di dunia ini, tapi menurutku engkau orang yang baik. dibalik semua keisengan dan kekuranganmu pasti ada kelebihan. Doaku semoga Allah memberikan kebahagiaan bagimu dan keluargamu di dunia dan akhirat. aamiin.
Langganan:
Postingan (Atom)






